Workshop Penyusunan LED dan LKPS Bagi Prodi Sains, LPMPP Datangkan Narasumber dari Unesa

Foto Bersama Narasumber dan Team Task Force Program Studi

Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) mulai memantapkan persiapan menghadapi proses akreditasi bagi Program Studi (Prodi) Kimia, Prodi Matematika dan Prodi Biologi Sains pada Fakultas Pertanian Sains dan Kesehatan (Faperta-SainKes). Rabu (11/10/2023) dilaksanakan Workshop Penyusunan Instrumen Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) Bagi Prodi Sains di Aula Lt.3 Gedung Kuliah Faperta-SainKes dengan narasumber Prof.Dr.Ir.Johanes Hutabarat, M.Sc. 

Margaretha Diana Pangastuti, S.E., M.Si., (Ketua LPMPP Unimor) mengucapkan selamat datang kepada Prof.Dr.Ir.Johanes Hutabarat, M.Sc yang telah menyempatkan waktu untuk hadir dan memberikan materi yang sangat dibutuhkan dalam kegiatan persiapan akreditasi bagi 3 prodi sains di lingkungan Faperta-SainKes.

“Kami sangat mengharapkan kehadiran Prof. Johanes di Unimor dalam kegiatan ini, dengan materi-materi yang akan diberikan kepada kami, dapat memberikan masukan yang sangat berharga kepada kami, sehingga dapat lebih baik dalam mempersiapkan dokumen-dokumen, baik LED maupun LKPS. Dengan kehadiran Prof. Johanes, kami memiliki motivasi yang lebih tinggi untuk bisa menggapai hasil akreditasi nanti yang lebih baik dan seperti apa yang kita harapkan,” papar mantan Ketua SPI Unimor tersebut.

Selanjutnya Pelaksana Harian (Plh) Rektor Unimor Blasius Atini, S.Pd., M.Sc., saat membuka kegiatan  mengatakan bahwa kegiatan workshop ini menjadi pintu dalam setiap kegiatan akreditasi. “Mengapa demikian, karena semua dokumen dalam tri dharma perguruan tinggi akan ada di dalam LED dan LKPS,” lanjutnya.

“Kehadiran asesor nanti hanya memotret dari apa yang kita narasikan dengan bukti yang kita sampaikan. Jika kita menyampaikan dalam laporan itu dan dokumen kita sesuai dengan aturan dan dikerjakan dengan baik, tentu potret dari asesor akan baik dan hasilnya juga akan baik. Namun jika yang kita kerjakan belum bagus, maka potret dari asesor Ketika asesmen lapangan pun mungkin hasilnya kurang baik. Maka mungkin hasil akreditasi juga belum sesuai dengan yang kita inginkan, namun jika kita kerjakan dengan baik, pasti hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan atau sesuai dengan visi misi prodi, fakultas dan universitas,”sambungnya.

“Semoga kehadiran Prof. Johanes bisa membantu kami yang ada di perbatasan ini, perlahan-lahan menjadi perguruan tinggi yang bisa setara dengan perguruan tinggi lainnya di Indonesia,” harapnya mengakhiri sambutan.

Prof Johanes pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih atas diberinya kesempatan untuk bertatap muka dengan jajaran dosen di Unimor, sesuatu yang sebenarnya sudah dicita-citakan, ingin datang dan berkunjung di Unimor.

“Saya tentunya mengharap, kunjungan saya ini bisa memberikan manfaat bagi Unimor, mari kita bekerja bersama-sama, yang bekerja adalah kita semua. Itulah salah satu kuncinya. Sekarang ini kita masih menjadi baik, kalua kita ingin menjadi baik sekali masih ada pekerjaan rumah kita, prodi-prodi masih harus kita tata, yang baik menjadi baik sekali supaya persyaratan menjadi baik sekali bisa terpenuhi,” jelas mantan Dekan FPIK Undip Semarang ini.

“Dalam konteks Unimor, saya sudah melakukan simulasi dengan existing condition pada 16 prodi yang dimiliki Unimor, itu kalau kita mau dapat baik sekali, itu tinggal sedikit. Saya akan mendampingi Unimor ini paling tidak akreditasinya baik sekali. Kenapa saya mengharapkan harus bisa baik sekali, karena mahasiswa Unimor sudah cukup besar, 11.000-an orang, ini sudah perguruan tinggi besar. Dengan 11.000- an orang mahasiswa dan 16 prodi, tidak ada yang tidak mungkin, asalkan kita mau bekerja keras. Kata kuncinya adalah semua ketentuan, semua strategi yang akan kita jalankan itu harus benar-benar kita penuhi dengan baik agar kita bisa menjadi perguruan tinggi yang terakreditasi baik sekali” pungkas asesor senior pada BAN-PT ini.

Ditemui terpisah oleh Humas Unimor usai pembukaan kegiatan workshop, Dekan Faperta-SainKes Eduardus Yosef Neonbeni, S.P., M.P., menyampaikan terima kasih kepada pihak universitas yang melalui LPMPP bisa menyelenggarakan kegiatan workshop ini.

“Dan secara pribadi maupun kelembagaan dari Faperta-SainKes, saya menyampaikan terima kasih kepada Prof. Johanes yang sudah bersedia menjadi narasumber Workshop Penyusunan Instrumen LED dan LKPS Bagi Prodi Sains, dan pada saat ini juga yang mengikuti kegiatan ini bukan hanya prodi sains tapi ada juga dari Prodi Teknologi Informasi (TI). Dari workshop ini diharapkan bisa menjadi bagian dari persiapan proses akreditasi tahun depan, yang kita harapkan supaya bisa membawa hasil yang baik bagi 3 prodi sains di lingkungan Faperta-SainKes,” tutup mantan Ketua PSLK Unimor tersebut.

Pembukaan kegiatan yang akan berlangsung selama 2 hari mulai dari tanggal 11 sampai dengan 12 Oktober ini diikuti oleh Wakil Dekan Bidang Akademi Faperta-SainKes Agustinus Nubatonis, S.P., M.P., Ketua Prodi Kimia Sefrinus M.D. Kolo, S.Si., M.Si., Ketua Prodi Biologi Gergonius Fallo, S.Si., M.Si., Ketua Prodi Matematika Eva Binsasi, S.Si., M.Si., Ketua Prodi TI Budiman Baso, S.Kom., M.Kom., jajaran dosen pada 3 prodi sains, Sekretaris LPMPP Fidelis Atanus, S.Fil., M.Si., serta Ketua Pusat Penjaminan Mutu LPMPP Yohanis Ndapa Deda, S.Pd., M.Si.

Silahkan Tinggalkan Komentar